Jakarta – Latihan bebas MotoGP Brasil 2026 berlangsung penuh drama akibat kondisi trek yang basah, namun Johann Zarco tampil impresif dan mencatatkan waktu tercepat di sesi practice. Pembalap Pramac Ducati ini menunjukkan kemampuan adaptasi luar biasa di lintasan yang menantang, meninggalkan rival-rival utamanya di belakang.
Kondisi Trek dan Tantangan Cuaca
Sesi practice di Sirkuit Interlagos, São Paulo, dipenuhi hujan ringan hingga sedang sejak awal latihan. Banyak pembalap kesulitan menjaga kestabilan motor, sehingga terjadi beberapa insiden kecil. Trek basah memaksa setiap pembalap untuk mengubah strategi, termasuk pemilihan ban dan garis balap yang lebih aman.
Zarco Dominasi di Trek Basah
Johann Zarco mencatatkan waktu tercepat dengan 1 menit 42,687 detik, unggul tipis dari Francesco Bagnaia yang menempel di posisi kedua. Zarco berhasil memaksimalkan traksi di lintasan basah, menampilkan kontrol throttle yang sempurna serta kemampuan menikung yang stabil.
“Saya senang dengan feeling motor hari ini. Kondisi basah memang menantang, tapi saya berhasil menemukan ritme yang pas,” ujar Zarco setelah sesi practice.
Pembalap Lain dan Performa Mereka
- Francesco Bagnaia (Ducati Lenovo) – Tercepat kedua, masih menjaga jarak hanya 0,2 detik dari Zarco.
- Marc Márquez (Repsol Honda) – Berjuang menyesuaikan diri dengan kondisi basah, namun tetap berada di top 5.
- Fabio Quartararo (Yamaha) – Kurang konsisten, sempat beberapa kali kehilangan grip.
Beberapa pembalap lain seperti Enea Bastianini dan Aleix Espargaró juga tampil kompetitif, menunjukkan bahwa kondisi trek basah tidak selalu menjadi hambatan jika strategi tepat.
Prediksi untuk Kualifikasi
Dengan hasil practice ini, Johann Zarco menjadi favorit utama untuk sesi kualifikasi nanti. Namun, perubahan cuaca yang cepat di Interlagos bisa mengubah dinamika lomba. Tim-tim diperkirakan akan menyiapkan strategi berbeda, terutama terkait pemilihan ban basah versus intermediate.
