Persaingan mobil keluarga di Indonesia semakin menarik dengan hadirnya kendaraan elektrifikasi. Dua model yang kini jadi perbincangan adalah BYD M6 dan Toyota Veloz Hybrid. Keduanya menawarkan efisiensi bahan bakar serta teknologi modern, namun bagaimana jika dihitung dari sisi biaya total kepemilikan?
Artikel ini akan mengulas secara lengkap hitungan biaya mulai dari servis hingga pajak untuk membantu Anda menentukan pilihan terbaik.
1. Harga Awal dan Teknologi
BYD M6 merupakan mobil listrik murni (EV), yang tidak menggunakan bahan bakar sama sekali. Sementara Toyota Veloz Hybrid masih mengandalkan mesin bensin yang dikombinasikan dengan motor listrik.
- BYD M6: Lebih mahal di awal, tetapi bebas BBM
- Veloz Hybrid: Lebih terjangkau, tetap butuh bensin
2. Biaya Energi: Listrik vs Bensin
BYD M6 (Listrik)
- Konsumsi listrik rata-rata: ±15 kWh/100 km
- Biaya listrik rumah: ±Rp1.500/kWh
- Total biaya: sekitar Rp22.500 per 100 km
Veloz Hybrid (Bensin)
- Konsumsi BBM: ±20 km/liter
- Harga bensin: ±Rp10.000/liter
- Total biaya: sekitar Rp50.000 per 100 km
👉 Kesimpulan: Mobil listrik seperti BYD M6 jauh lebih hemat untuk penggunaan harian.
3. Biaya Servis dan Perawatan
BYD M6
- Tidak ada oli mesin
- Minim komponen bergerak
- Estimasi servis tahunan: Rp1–2 juta
Veloz Hybrid
- Tetap butuh oli, filter, dan perawatan mesin
- Sistem hybrid juga perlu pengecekan
- Estimasi servis tahunan: Rp3–5 juta
👉 Kesimpulan: EV lebih murah dalam perawatan jangka panjang.
4. Pajak Kendaraan
BYD M6
- Pajak kendaraan listrik mendapat insentif pemerintah
- Biaya pajak bisa jauh lebih rendah (bahkan diskon besar di beberapa daerah)
Veloz Hybrid
- Pajak masih mengikuti kendaraan konvensional (meski ada sedikit insentif hybrid)
👉 Kesimpulan: BYD M6 unggul dari sisi pajak.
5. Total Cost of Ownership (5 Tahun)
Perkiraan kasar penggunaan 10.000 km per tahun:
| Komponen | BYD M6 | Veloz Hybrid |
|---|---|---|
| Energi | Rp11 juta | Rp25 juta |
| Servis | Rp7 juta | Rp20 juta |
| Pajak | Lebih rendah | Lebih tinggi |
| Total | Lebih hemat | Lebih mahal |
6. Kelebihan dan Kekurangan
BYD M6
Kelebihan:
- Hemat biaya operasional
- Ramah lingkungan
- Pajak ringan
Kekurangan:
- Harga awal tinggi
- Infrastruktur charging masih berkembang
Veloz Hybrid
Kelebihan:
- Fleksibel (bensin + listrik)
- Infrastruktur mudah
- Harga lebih terjangkau
Kekurangan:
- Biaya operasional lebih tinggi
- Perawatan lebih kompleks
Kesimpulan: Pilih Sesuai Kebutuhan
Jika Anda mencari efisiensi biaya jangka panjang dan siap beralih ke kendaraan listrik, BYD M6 adalah pilihan terbaik.
Namun, jika Anda masih membutuhkan fleksibilitas bahan bakar dan kemudahan penggunaan tanpa bergantung pada charging station, maka Toyota Veloz Hybrid bisa menjadi opsi yang lebih aman.
