Bogor – Sebuah kecelakaan lalu lintas melibatkan kereta rel listrik (KRL) dan sebuah minibus terjadi di wilayah Bogor pada hari ini. Insiden tersebut menyebabkan minibus mengalami kerusakan parah setelah terserempet oleh KRL Commuter Line. Hingga kini, pengemudi minibus dilaporkan melarikan diri dari lokasi kejadian.
Peristiwa ini terjadi di perlintasan rel yang diduga tidak dijaga. Berdasarkan keterangan saksi mata, minibus tersebut nekat melintasi rel saat kereta sudah terlihat mendekat. Dalam hitungan detik, tabrakan pun tak terhindarkan.
Benturan keras membuat bagian samping minibus ringsek parah. Beruntung, tidak ada laporan korban jiwa dalam kejadian ini. Namun, kondisi kendaraan mengalami kerusakan berat sehingga tidak bisa digunakan kembali.
Petugas dari kepolisian dan pihak terkait langsung turun ke lokasi untuk melakukan evakuasi dan mengamankan area sekitar. Sementara itu, perjalanan KRL sempat mengalami gangguan selama proses penanganan berlangsung.
Kapolsek setempat menyatakan bahwa pihaknya tengah melakukan penyelidikan lebih lanjut, termasuk mengidentifikasi pengemudi yang melarikan diri. Polisi juga mengimbau masyarakat agar selalu berhati-hati saat melintasi perlintasan rel kereta api, serta mematuhi rambu dan sinyal yang ada.
“Kami masih memburu pengemudi minibus yang kabur setelah kejadian. Kami juga akan mengecek apakah ada unsur kelalaian atau pelanggaran hukum dalam insiden ini,” ujar salah satu petugas di lokasi.
Kecelakaan ini kembali menjadi pengingat pentingnya keselamatan di perlintasan kereta api, terutama di titik-titik rawan yang belum dilengkapi palang pintu otomatis atau penjagaan maksimal.
Pihak PT KAI juga mengimbau pengendara agar tidak memaksakan diri melintas saat sinyal peringatan sudah berbunyi, demi menghindari kejadian serupa di masa mendatang.
